Wakil Bupati Tana Tidung Pimpin Rapat Evaluasi Tata Kelola Angkutan Kelapa Sawit, Perkuat Pengawasan dan Keselamatan

TANA TIDUNG – Wakil Bupati Tana Tidung memimpin langsung rapat evaluasi operasional dan pengawasan tata kelola angkutan kelapa sawit yang dilaksanakan di Ruang Rapat Wakil Bupati Tana Tidung, Selasa (7/7/2026).

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna mewujudkan sistem transportasi hasil perkebunan yang tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Tidung, Kepala Dinas Perhubungan, unsur perangkat daerah terkait, aparat penegak hukum, instansi teknis, serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam operasional angkutan kelapa sawit.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek yang berkaitan dengan pengawasan operasional angkutan kelapa sawit, mulai dari kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, penggunaan kendaraan sesuai standar teknis, kondisi infrastruktur jalan yang dilalui kendaraan angkut, hingga langkah-langkah untuk meminimalisasi dampak aktivitas angkutan terhadap masyarakat dan lingkungan.

Wakil Bupati Tana Tidung menegaskan bahwa tata kelola angkutan kelapa sawit harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dengan mengedepankan keselamatan, ketertiban, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku. Menurutnya, kelancaran distribusi hasil perkebunan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keselamatan pengguna jalan dan kelestarian infrastruktur daerah.

Ia juga meminta seluruh pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun instansi terkait, untuk memperkuat sinergi dalam melakukan pengawasan di lapangan sehingga potensi pelanggaran dapat dicegah sedini mungkin dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.

"Pengawasan yang efektif memerlukan komitmen bersama dari seluruh pihak. Melalui evaluasi ini diharapkan dapat dirumuskan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas tata kelola angkutan kelapa sawit, sehingga aktivitas distribusi hasil perkebunan tetap berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek keselamatan, kelestarian infrastruktur jalan, dan kepentingan masyarakat," tegas Wakil Bupati.

Rapat evaluasi tersebut juga menghasilkan sejumlah kesepakatan yang menjadi pedoman bersama dalam pelaksanaan operasional angkutan kelapa sawit di Kabupaten Tana Tidung. Pemerintah daerah berharap seluruh pihak dapat mematuhi hasil rapat tersebut sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan tata kelola transportasi perkebunan yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Melalui penguatan koordinasi dan pengawasan yang berkesinambungan, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menegaskan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan sektor perkebunan yang tetap memperhatikan aspek keselamatan, ketertiban, perlindungan infrastruktur jalan, serta kenyamanan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kepentingan publik, sehingga pembangunan sektor perkebunan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tana Tidung.