Launching Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk Pekerja Rentan di Kabupaten Tana Tidung

Pada Senin, 9 September 2024, Bupati Tana Tidung, Bapak Ibrahim Ali, meresmikan program Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Kabupaten Tana Tidung. Acara ini berlangsung di Pendopo Djaparuddin dan dihadiri oleh berbagai pejabat, termasuk Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Utara, Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum, Kepala OPD, Ketua TP PKK Kabupaten, Polres Tana Tidung, Kodim 0914/TNT, serta Kepala Desa se-Kabupaten Tana Tidung.

Dalam sambutannya, Bupati Ibrahim Ali menekankan pentingnya perlindungan sosial bagi para pekerja di sektor informal, terutama mereka yang termasuk dalam kategori pekerja rentan. Ia meminta kepada seluruh kepala OPD, camat, dan kepala desa untuk melakukan verifikasi dan pendataan terhadap masyarakat miskin yang bekerja di sektor informal namun belum menerima upah. "Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Tidung, kami berharap kepala OPD, camat, dan kepala desa dapat memverifikasi masyarakat miskin di wilayah masing-masing yang bekerja di sektor informal. Pastikan mereka terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sehingga bisa mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan," jelas Bupati.

Bupati juga mengingatkan pentingnya melibatkan pekerja penerima upah (PPU), termasuk buruh harian lepas dan pekerja di perkebunan besar swasta, agar terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan bahwa semua pekerja memiliki akses terhadap jaminan sosial, dan premi mereka harus dibayar oleh pemberi kerja.

Pada akhir acara, dilakukan penyerahan bantuan berupa ketinting dan alat tangkap ikan (bubu) tahun 2024 kepada masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung perekonomian masyarakat, terutama bagi nelayan lokal yang mengandalkan hasil tangkapan sebagai mata pencaharian utama.

Peluncuran program ini merupakan langkah penting dalam memastikan perlindungan bagi pekerja rentan di Kabupaten Tana Tidung, sekaligus mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.