Tana Tidung, Jumat (23/08/2024) - Rangkaian acara penggelaran seni dan budaya dalam rangka memperingati HUT ke-17 Kabupaten Tana Tidung dan Irau ke-7 kembali digelar dengan meriah pada tanggal 23 Agustus 2024 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) H. Joesoef Abdullah. Acara ini menghadirkan tamu undangan istimewa dari Kerukunan Dayak Tahol serta penampilan menarik dari Paguyuban Keluarga Jawa (Pakuwaja), yang menambah kekayaan budaya dan semangat persatuan dalam perayaan tersebut.
Kerukunan Dayak Tahol, yang merupakan salah satu suku asli di Kabupaten Tana Tidung, turut berpartisipasi dalam acara ini dengan menampilkan berbagai kesenian tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya Dayak. Penampilan mereka disambut hangat oleh hadirin yang hadir, menunjukkan bagaimana kearifan lokal Dayak Tahol tetap hidup dan menjadi bagian penting dari identitas budaya daerah.
Selain itu, Paguyuban Keluarga Jawa (Pakuwaja) juga memberikan penampilan yang tak kalah memukau. Berbagai kesenian Jawa seperti tari-tarian tradisional, musik gamelan, dan pertunjukan wayang kulit dipersembahkan kepada para tamu dan masyarakat yang memadati RTH H. Joesoef Abdullah. Penampilan Pakuwaja ini tidak hanya menunjukkan kekayaan budaya Jawa, tetapi juga menjadi simbol harmonisasi antar suku dan etnis di Kabupaten Tana Tidung.
Acara penggelaran seni dan budaya ini diakhiri dengan Semajau bersama, sebuah tradisi lokal yang melibatkan seluruh tamu undangan dan masyarakat untuk menari dan bernyanyi bersama. Semajau mencerminkan kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat yang beragam, serta menjadi penutup yang sempurna untuk rangkaian kegiatan di hari tersebut.
Bupati Tana Tidung, yang juga hadir dalam acara ini, mengungkapkan kebanggaannya atas partisipasi aktif dari berbagai etnis dalam memperkaya peringatan HUT ke-17 Kabupaten Tana Tidung. Ia menekankan bahwa melalui acara seperti ini, masyarakat dapat lebih mengenal dan menghargai keragaman budaya yang ada di daerah mereka.
"Kehadiran Kerukunan Dayak Tahol dan Paguyuban Keluarga Jawa dalam penggelaran seni dan budaya ini adalah bukti nyata bahwa kebersamaan dan persatuan adalah kekuatan kita. Mari kita jaga dan lestarikan kebudayaan ini sebagai warisan yang berharga bagi generasi mendatang," ujar Bupati Tana Tidung dalam sambutannya.
Kemeriahan acara ini tidak hanya dirasakan oleh warga Tana Tidung, tetapi juga menjadi daya tarik bagi para tamu dan wisatawan yang datang untuk menyaksikan langsung kekayaan budaya yang ditampilkan. Penggelaran seni dan budaya ini diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang mempererat tali persaudaraan dan memperkuat identitas budaya Kabupaten Tana Tidung.
11 May 2026
05 May 2026
04 May 2026
04 May 2026
04 May 2026
04 May 2026
03 May 2026
29 Apr 2026