Advokasi Pangan Aman dan Intervensi PJAS di Kabupaten Tana Tidung Tahun 2024

Kegiatan Advokasi Terpadu Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Intervensi Pangan Jajanan Anak Sekolah di Kabupaten Tana Tidung untuk tahun 2024 dilaksanakan dengan sukses di Aula BPD Kaltimtara pada hari Kamis, 21 Maret 2024. Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tana Tidung, dan dihadiri oleh Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan, serta perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag) Tana Tidung, dan peserta kegiatan advokasi terpadu desa pangan aman, pasar pangan aman berbasis komunitas, serta intervensi PJAS.

Dalam sambutannya, Sekda Tana Tidung membacakan pesan dari Bupati Tana Tidung yang menyoroti pentingnya keamanan pangan dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. "Kita ketahui bersama makanan yang tidak layak dikonsumsi dapat menyebabkan berbagai kasus keracunan. Kejadian keracunan makanan ini, selain menyebabkan sakit dan kematian, juga dapat mengakibatkan kerugian ekonomis yang sangat besar bagi pelaku industri. Dan keamanan pangan memiliki keterkaitan dengan kejadian stunting," ungkapnya.

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi dan dukungan dari semua pihak terkait dalam menghadapi masalah ini. "Untuk itu saya meminta semua perangkat daerah terkait berkolaborasi, dan betul-betul mensupport agar bahan pangan yang dikonsumsi dapat terdeteksi, sehat untuk dikonsumsi sehingga bisa dilakukan pencegahan dini, dan dapat dipastikan bahan pangan aman dan sehat, agar anak-anak kita generasi ke depan mampu berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045," tambahnya.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Dengan dukungan dan kerjasama yang kuat dari semua pihak terkait, diharapkan dapat diciptakan lingkungan pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.