Terima Bantuan VSAT Di 7 Titik Permudah Akses Internet di Desa

Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah mengusulkan penyediaan akses internet kepada Badan Aksibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI).

Bidang Informatika pada Seksi Pengelolaan Data Elektronik telah melakukan suvei pada sekolah-sekolah, puskesmas/pustu dan kantor desa yang ada di Kabupaten Tana Tidung yang tidak terjakau jaringan (blankspot).

Dari semua usulan yang diajukan Kabupaten Tana Tidung mendapatkan bantuan VSAT dari Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui BAKTI untuk 13 (tiga belas) site yaitu SDN 021 Desa Gunawan, Puskesman Muruk Rian, Pustu Gunawan, Kantor Desa Kapuak, Kantor Desa Rian, Kantor Desa Gunawan, Pustu Buong Baru. Sedangkan 7 unit VSAT lainnya masih dalam proses pengiriman.

kami akan mendukung desa-desa yang ada di Kabupaten Tana Tidung yang tidak terjangkau jaringan telekomunikasi untuk mendapatkan bantuan VSAT untuk desa, sekolah dan tempat pelayanan kesehatan yang belum mendapatkan bantuan akan terus kami usulkan”,ujar Bapak Wirahadi Rahmatsyah, S.ST selaku Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Untuk lokasi sekolah yang telah disediakan VSAT diharapkan dapat meningkatkan prestasi dan menumbuhkan daya saing, lokasi pelayanan kesehatan seperti puskesmas/pustu agar dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga tidak ada lagi kesenjangan akses informasi antara desa dan perkotaan. Selain itu akses internet yang disediakan pada kantor desa diharapkan untuk mampu mendukung kinerja aparat desa dalam hal pelaporan online.

Bupati Tana Tidung Bapak Dr. H. Undunsyah MH., M.Si menyerahkan secara simbolis kepada perwakilan sekolah, puskesmas/pustu dan kantor desa yang telah disetujui BAKTI untuk memperoleh bantuan VSAT. Penyerahan disaksikan oleh Camat, Kepala Puskesmas dan Kepala Desa di ruang rapat kantor Bupati, Senin (04/11/19).

Bupati dalam kesempatannya berharap dengan bantuan ini dapat membantu desa-desa di Kabupaten Tana Tidung yang sulit terjangkau jaringan kabel serat optik agar terhubung internet secara cepat serta dapat memudahkan masyarakat untuk memperoleh pengetahuan sehingga dapat mengembangkan perekonomian pada desa.

Dinas Komunikasi dan Informatika akan terus berupaya bekerjasama dengan BAKTI untuk memprogramkan dan menjembatani agar setiap desa dapat terkoneksi jaringan internet, mengingat masih ada desa-desa yang belum terkoneksi dengan jaringan internet di era keterbukaan informasi saat ini”, tutupnya.