Presiden Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden No. 120 Tahun 2020 memandatkan kepada Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) untuk melaksanakan percepatan rehabilitasi mangrove dari tahun 2021 sampai dengan 2024 seluas 600.000 ha di 9 (Sembilan) provinsi, yaitu: Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat. Dalam rangka percepatan pelaksanaan rehabilitasi mangrove diperlukan penyebarluasan informasi melalui edukasi dan sosialisasi kepada semua stakeholder dan pemerhati mangrove.
Festival Lingkungan Iklim kehutanan Iklim kehutanan Energi (LIKE): Road to COP28 UAE 2023 merupakan salah satu festival yang dapat digunakan sebagai wahana penyebarluasan informasi pentingnya mangrove dalam perubahan iklim dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu BRGM berpartisipasi dalam rangkaian acara tersebut dengan menyelenggarakan Talkshow dengan tema “Catatan Kinclong Metode Silvofishery”. dan mengundang Bapak Bupati Tana Tidung sebagai Narasumber pada kegiatan dimaksud
(Minggu, 17/09/2023 Indoor Multifunction Stadium Gelora Bung Karno, Jl. Pintu Satu Senayan, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10270).
Pada kesempatan ini, Ibrahim Ali, A.Md. - Bupati Tana Tidung membahas 3 topik yaitu :
1. Manfaat mangrove terhadap produktivitas tambak di Kabupaten Tana Tidung.
2. Strategi dan dukungan Pemkab Tana Tidung dalam upaya percepatan rehabilitasi mangrove, khususnya di area tambak.
3. Langkah Pemda Tana Tidung untuk mendorong peran aktif masyarakat dalam upaya percepatan rehabilirasi mangrove, khususnya di area tambak.
23 Jun 2026
22 Jun 2026
19 Jun 2026
19 Jun 2026
18 Jun 2026
16 Jun 2026
15 Jun 2026
15 Jun 2026