Safari Gizi di Desa Mendupo

Safari Gizi Meningkatkan Peran Orang Tua Dalam Mempercepat Penurunan Angka Stunting, Di Desa Mendupo, Sabtu (5/8/2023).
Dihadiri Oleh Kepala Dinas Bappeda , Kepala Dinas Kesehatan Ketua Tp PKK  Kabupaten Tana Tidung, Camat Betayau Serta Kades Se Kecamatan Betayau.
Dalam Sambutan Ketua TP PKK Kabupaten Tana Tidung Menyapaikan  Peran Oran Tua Memiliki Yang Paling Penting Dalam Fase Kehidupan Anak Dari Bayi, Balita, Masa Pra Sekolah, Hingga Seterusnya. Peran Orang Tua Dalam Pencegahan Stunting Dapat Dilalukan Pada Masa Emas 1000 Hari Pertama Kehidupan, Yaitu Saat Anak Baru Lahir Hingga Usia 2 Tahun. Asi Eksklusif Menjadi Salah Satu Yang diberikan Bagi Anak Baru Lahir Hingga Usia 6 Bulan. Ketika Anak Berusia Kurang Dari 6 Bulan, Jangan Memberikan Makanan Apapun Selain Asi. Asi Eksklusif Berpontensi Menurunkan Resiko Anak Terkena Stunting. Setelah 6 Bulan Keatas Baru Dampingi Dengan Makanan Pendamping Asi (Mpasi) Secara Bertahap Sesuai Usianya. Mpasi Untuk Melengkapi Zat Gizi Yang Sebelumnya Hanya Berasal Dari Asi.
Pola Asuh Orang Tua Dan Kebersihan Rumah Juga Menjadi Faktor Penting Dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak Agar Optimal. Setiap Ibu Atau Orang Tua Diharapkan Mempunyai  Pengetahuan Tentang Stunting, Asupan Gizi Yang Diperlukan Pada Saat Hamil Dan Asupan Gizi Pada Masa Pertumbuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan Dari Anak Balita. Dikecamatan Betayau Ada 55 Anak Stunting. Desa Mendupo 5 Anak, Desa Periuk 5, Desa Bebakung 13 Anak, Desa Buong Baru 10 Anak, Desa Kujau 13 Orang, Desa Maning 9 Anak, Tentunya Ini Bukan Jumlah Yang Sedikit Maka Saya Selaku Ketua TP PKK Mengajak Kepada Semua Stakeholder dan Terlebih Kepada Orang Tua Untuk  Meningkatkan Peran Dalam Penurunan Angka Stunting. Peran Orang Tua Yang Perlu Ditingkatkan Pemahaman Dan Pengetahuan Tentang Stunting, Menjaga Kebersihan Tempat Tinggal Mencakup Sanitasi Lingkungan Dan Air Bersih. Menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat. Misalnya Dengan Membuang Sampah Pada Tempatnya, Rutin Menggosok Gigi, Mencuci Tangan sebelum dan sesudah makan.