Gelar Budaya Adat dan Tolak Bala (Istigfar Shafar Tana Tidung)

Gelar Budaya Adat dan Tradisi Tolak Bala dengan Tema Istighfar Shafar "Pebais Rasa, Petawoy de Bala" berlangsung di Siring Tidong Keramat Limbu Sedulun pada Rabu, 6 Oktober 2021.

Dihadiri oleh Wakil Bupati Tana Tidung, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Utara, Kepala OPD dan PNS, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan Masyarakat Tana Tidung.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Tana Tidung Hendrik menyampaikan esensi dan substansi diadakannya acara Tolak Bala ini adalah untuk memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa salah satunya yaitu dengan istighfar agar kita dijauhkan dari segala bencana dan marabahaya. Pada kesempatan tersebut juga Wakil Bupati menyampaikan doa agar rencana pembangunan pusat pemerintahan segera terealisasi dan juga harapan terkelolanya Hutan Mangrove Tana Tidung sehingga menjadi objek wisata dan juga sebagai bentuk pelestarian alam Tana Tidung.

Dalam acara ini dilaksanakan juga tradisi Betimbang Safar dan Menjiu Salamun atau Mandi Salamun yang bertujuan untuk menolak bala atau marabahaya.