Festival Literasi Kabupaten Tana Tidung Tahun 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Baca dan Kreativitas Anak Bangsa

Festival Literasi Kabupaten Tana Tidung Tahun 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Baca dan Kreativitas Anak Bangsa

Tana Tidung – Wakil Bupati Tana Tidung, Bapak Sabri, S.Pd secara resmi membuka Festival Literasi Kabupaten Tana Tidung Tahun 2025 yang digelar di Aula Bankaltimtara pada hari Senin (4/8/2025). Acara pembukaan turut dihadiri oleh Wakil Kepala Polres, perwakilan Kodim 0914/TNT, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tana Tidung, anggota PKK, serta para peserta dan pegiat literasi dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan merupakan sarana strategis untuk menumbuhkembangkan minat baca dan budaya literasi sejak usia dini. Ia juga menyampaikan bahwa festival ini mengangkat nilai-nilai budaya daerah dan cerita rakyat sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi muda.

Wakil Bupati berharap festival ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Tana Tidung secara bertahap dan berkelanjutan. Upaya ini, menurutnya, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, serta Peraturan Perpustakaan Nasional Nomor 4 Tahun 2021 tentang Akademik Literasi, yang menekankan pentingnya pembangunan literasi melalui tiga jalur utama: keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen untuk bersinergi membangun ekosistem literasi yang inklusif dan berdaya saing, terutama di tengah arus transformasi digital yang terus berkembang.

Tak lupa, Wakil Bupati mengucapkan terima kasih kepada para pegiat literasi, pengelola taman baca, dan seluruh masyarakat yang telah menjadi bagian penting dalam gerakan literasi di Kabupaten Tana Tidung.

Festival Literasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter melalui penguatan literasi di semua lini kehidupan masyarakat.