Tidung Pale, KTT - Dalam rangka memperkuat mutu pendidikan dasar, Disdikbud Kabupaten Tanah Tidung (KTT) telah mendesain strategi khusus. Strategi ini akan diimplementasikan di kelas awal. Targetnya perbaikan kualitas literasi kelas awal (Kelas 1-3 SD). Rendahnya keterampilan membaca merupakan tantangan besar di Indonesia. Hasil Assesment Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) Kemdiknud 2016 menjukkan 47 persen siswa kelas IV SD Indonesia tidak memiliki keterampilan membaca. Di Kalimantan Utara (Kaltara) bahkan lebih buruk. Kemampuan membaca siswa kelas IV SD Kaltara berada dua point dibawah rata-rata nasional. Padahal anak harus sudah tuntas literasi dasar di kelas 3 SD. Masalah ini harus segera diselesaikan jika ingin memperbaiki mutu pendidikan di kelas selanjutnya.
Dalam mendesain strategi ini, KTT mendapat dukungan teknis dari Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI). Program ini adalah kemitraan pendidikan antara Pemerintah Australia dan Indonesia.
Implementasi strategi ini dimulai dengan kunjungan belajar ke Kabupaten Bulungan. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat implementasi 3 kombinasi kebijakan yang dijalankan di Bulungan. Sejak tahun 2017, INOVASI dan Bulungan telah bekerjasama mengembangkan sekolan 7 SD pilot literasi kelas. Setelah berhasil, setahun kemudian, manfaat itu disebarluaskan ke 145 SD/MI di Bulungan. Kombinasi tiga kebijakan ini berhasil memangkas waktu penuntasan literasi dasar dari tiga tahun menjadi dua tahun. "Kami ingin belajar bagaimana cara itu dijalankan," terang Kasie GTK Disdikbud KTT, Diana di Tidung Pale, Minggu (2/2).
Kunjungan belajar diikuti 30 orang kepala SD/MI, 30 orang fasilitator program, 6 orang pengelola program dan pejabat disdikbud KTT. Kunjungan belajar secara resmi dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Tidung, Jafar Sidik S.E
Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, dengan jadwal kunjungan ke Taman Baca Masyarakat (TBM) yakni : TBM Cinta Ilmu dan TBM Pelita Hati. Serta kunjungan ke sekolah pilot literasi yaitu SDN 013 Buluh Perindu, SDN 008 Baratan, SDN 017 Tanjung Rumbia dan SDN 016 Tanjung Selor.
Selama kunjungan peserta akan melakukan obervasi, wawancara dan diskusi mendalam. Mareka akan melihat implementasi kelas literat, pembelajaran aktif, pemetaan kemampuan membaca anak dengan formative assessment dan running record, program KKG (Kelompok Kerja Guru), kerjasama sekolah-orangtua-TBM (Taman Baca Masyarakat) untuk mempercepat anak terampil membaca, serta belajar dari strategi Disdikbud Bulungan dalam meningkatkan mutu literasi kelas awal. Peserta diberikan instumen pengamatan agar fokus dalam melakukan pengamatan dan diskusi. Hasil penggunaan instrumen ini akan dianalis dan dirumuskan sebagai dasar rekomendasi bagi KTT.
Diharapkan peserta dapat menimba ilmu tentang literasi kelas awal, terutama pengalaman dari TBM dalam mengelola kegiatan literasi serta pengelolaan dari kepala sekolah dalam mengembangkan literasi disekolahnya masing-masing.
23 Jun 2026
22 Jun 2026
19 Jun 2026
19 Jun 2026
18 Jun 2026
16 Jun 2026
15 Jun 2026
15 Jun 2026