Bimtek Pembinaan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa

Desa sebagai struktur organisasi pemerintah paling rendah menjadi garda terdepan pelayanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Kemampuan dan kapasitas aparatur pemerintah desa memegang peranan yang sangat penting.

Dengan kompleksitas permasalahan yang saat ini dihadapi, aparatur desa dituntut untuk memiliki perhatian dan tanggung jawab terhadap masyarakat desa. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa mengadakan Bimbingan Teknis Pembinaan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa di Hotel Monaco Tarakan, Kamis (03/10/19).

Bimtek ini dilaksanakan guna mendukung penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa dan laporan keuangan desa yang tertib diperlukan aparatur pemerintahan desa dan masyakat yang mampu dan memiliki kapasitas. Berdasarkan hasil analisis situasi sosial ditemukan permasalahan yaitu masih rendahnya kemampuan aparatur pemerintah desa dalam pengelolaan penyusunan kebijakan desa dan manajemen pelayanan desa dan minimnya kemampuan tenaga pengelola keuangan desa sehingga menghambat penyusunan perencanaan keuangan.

Bupati Tana Tidung Bapak Dr. H. Undunsyah, MH., M.Si mengungkapkan keberadaan pendamping desa sebagai tenaga fasilitator masih belum dapat memberikan daya dukung terhadap peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan dan masyarakat. Hal ini dikarenakan terlalu luasnya wilayah kerja pendamping desa yaitu lebih dari 2 (dua) desa dimana idealnya adalah 1 (satu) desa untuk 1 (satu) pendamping desa.

Hal terpenting yang diungkapkan Bupati dalam konteks penyelenggaran pemerintahan adalah bagaimana pemerintah desa mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat desa dan mampu meningkatkan daya saing desanya.

Untuk keselarasan dan bersinerginya RPJMS ke RPJMD dalam pembangunan di Kabupaten Tana Tidung maka dibutuhkan inovas dan gagasan untuk mengawal pembangunan dengan gerakan pembangunan desa terpadu Bumi Upun Taka (Gerbang Desa Terbuka) yang melibatkan stack holder baik OPD, Swasta dan Masyarakat dengan skala prioritas pembangunan yaitu

  1. Mengoptimalkan SDM dan Desa;
  2. Mengotimalkan Perberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Desa;
  3. Meningkatkan Akses Infra Struktur Desa;
  4. Mengoptimalkan Pengelolaan Sumber Daya Alam sebagai Produk Unggulan Desa

Diharapkan keberlanjutan pembangunan tidak berhenti dan berlanjut dengan terus menerus dengan melakukan inovasi dan gagasan yang cermelang.