Pengarahan Presiden RI Kepada Kepala Daerah Se-Indonesia

Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali bersama Ketua DPRD Jamhari, Dandim 0914/Tnt Letkol Czi Tri Priyo Utomo, Sekretaris Daerah Said Agil, Asisten Drs. H. Syahrul, M.AP dan Kapolsek Sesayap Ipda Yudi Satriadi hadiri secara virtual Pengarahan Presiden Republik Indonesia kepada Kepala Daerah Se-Indonesia yang disampaikan langsung oleh Joko Widodo di Istana Negara yang disiarkan melalui zoom meeting. Senin, (17/05)

Acara dibuka oleh Mentri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dalam sambutanya, beliau mengawalinya dengan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan mohon maaf lahir batin dan kenaikan isa almasih bagi umat kristiani.

Selanjutnya ia, menyampaikan bahwa hampir satu setengah tahun kita mengalami pandemi covid-19, hampir setengah dunia mengalami pandemi dan hampir seluruh negara mengalami pandemi covid -19, pandemi covid-19 tidak hanya menimbulkan krisis kesehatan tetapi juga krisis ekonomi, keuangan dan sosial, dengan adanya pandemi yang cukup lama ini bahkan menjadi ujian bagi pengambil kebijakan, terutama pemimpin negara maupun daerah. Bapak Presiden Joko Widodo cukup memahami kapan menginjak gas agar ekonomi indonesia berkembang dan kapan menginjak rem agar penularan covid-19 dapat diatasi.

Selanjutnya Presiden Joko Widodo menyampaikan agar beberapa daerah untuk tetap berhati-hati dan berwaspada terhadap potensi penularan covid-19 meskipun kita telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik, oleh karena itu dibutuhkan kerja sama antara pusat dan daerah.

Mobilitas masyarakat naik di tempat-tempat wisata,untuk itu diharapkan kepala daerah untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam dua minggu kedepan, jika zona wilayah satu daerah berwarnah merah dan orange diharapkan untuk tutup saja, sedangkan zona wilayah berwarna kuning dan hijau boleh membuka tempat wisata dengan syarat harus adanya satgas/ petugas covid di tempat wisata tersebut, sehingga protokol kesehatan tetap terlaksana dan berhati-hati juga terhadap pengisian hotel, dimana kita harus menginjak gas dan rem untuk penanganan covid ini dengan pas, agar ekonomi berkembang dan covid dapat diatasi.

Diharapkan sisi ekonomi berjalan dengan baik dan sisi kesehatan dapat dikendalikan dengan baik, imbuhnya.