Seminar Nasional sekaligus Launching Buku Karya Guru dan Siswa

TIDENG PALE - Kamis (28/03/2019) Kegiatan Seminar Nasional tentang Peran Guru menghadapi Pendidikan 4.0 serta Launching Buku Karya beberapa Guru dan Siswa berlangsung di Gedung Pendopo Djaparudin Kabupaten Tana Tidung. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Tana Tidung Bapak DR. H. Undunsyah, MH, M. Si dan sekaligus membuka kegiatan Seminar Nasional  serta Launching Buku Karya Guru dan Siswa. Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung Bapak Markus, SE, MM, Anggota DPRD Tana Tidung , Asisten I Kabupaten Tana Tidung Bapak Drs. H. Ibrahim Adam, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Kabupatan Tana Tidung Bapak Jafar Sidik, SE, beserta seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Tana Tidung, Bapak Herwin Hamid, S.Pd, M.Pd sebagai narasumber seminar, Ketua serta anggota Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Ketua serta anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Kegiatan tersebut diawali kata sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Tidung. Dalam sambutannya ia mengingatkan kembali Guru dinyatakan sebagai pelaku profesi yang diberikan tunjangan profesi maka dampaknya dituntut kompetensi profesional, menguasai materi ilmu mengajar, kompetensi kepribadian keteladan bersikap dan kompetensi sosial bermasyarakat. “Tahun ini Dinas Pendidikan Tana Tidung akan menerapkan Ujian Berbasis Komputer diseluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Tana Tidung yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang objektif, efisien dan terintregritas”, ungkap Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Tidung. Tidak lupa beliau juga mengapresiasikan syukur kepada 7 guru yang mengikuti Olimpiade Guru Nasional tingkat Provinsi yang semuanya berhasil lanjut ke tingkat Nasional.

Pada kesempatan itu pula Bupati Tana Tidung dalam sambutannya menegaskan peran guru yang didalam status guru itu ada hak dan kewajiban yaitu hak mendapat gaji dan kewajiban mengajar. Namun peranan guru tidak hanya terbatas pada mengajar tetapi juga mendidik siswa untuk lebih berkarakter, membawa diri dengan baik dalam bermasyarakat dan mampu belajar mandiri memanfaatkan teknologi. Berkaitan dengan tema, Pendidikan 4.0 adalah pembelajaran digital atau siber (cyber system) yang dimana pembelajaran dapat dilakukan tanpa batas ruang dan batas waktu. Selain itu ditegaskan juga kepada para pendidik untuk terus berupaya meningkatkan kompetensinya terutama dalam bidang teknologi agar sesuai dengan perkembangan zaman. Selanjutnya beliau mengucapkan selamat kepada para guru dan siswa/siswi yang telah berhasi menyusun buku yang akan dilaunching pada kegiatan ini. Dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang berprestasi mengharumkan nama Kabupaten Tana Tidung di Tahun 2018 dari Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia.

Di sesi terakhir acara diisi oleh Bapak Herwinn Hamid, S.pd, M.Pd, beliau telah Peraih 15 Penghargaan tingkat Nasional dan 2 Penghargaan tingkat Internasional. “Kita harus berani memulai dari tindakan sederhana dulu, misalnya dengan memanfaatkan handphone, ada banyak permasalahan kelas yang bisa diselesaikan” Ungkapnya. Pendidikan 4.0 belum merata diseluruh indonesia terutama bagian pelosok karena sistem ini berbasis online yang membutuhkan pasokan listrik dan internet. Dan terakhir mengajak seluruh pihak pendidik untuk memanfaatkan teknologi dari yang sederhana, sosial media yang bisa digunakan sebagai sarana mengajar secara visual ataupun audio dan berbagai manfaat dari internet lebih digunakan untuk hal yang berguna.