Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Utara gelar sosialisasi Pilkada 2020

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Utara gelar sosialisasi Pilkada 2020 untuk Organisasi Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat tentang Pemilihan Kepala Daerah dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih dan mensukseskan Pilkada berkualitas, sehat, bebas Covid-19 di Kabupaten Tana Tidung yang difasilitasi Kesbangpol Tana Tidung d Gedung Pendopo Djaparuddin. Rabu, (11/11/2020).

Acara dibuka oleh Pjs. Bupati Tana Tidung, Datu Iqro Ramadhan yang dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Prov. Kaltara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, KPU dan Bawaslu Kaltara, KPUD dan Bawaslu Tana Tidung, Kepala OPD terkait, lingkup Pemkab Tana Tidung serta perwakilan Ormas, Toga, Tomas, Todat se-Kabupaten Tana Tidung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dalam sambutan pesan Pjs. Gubernur Kalimantan Utara yang dibacakan Pjs. Bupati Tana Tidung, Teguh Setyabudi menyampaikan bahwa "Kualitas demokrasi saat ini menjadi salah satu yang dipertaruhkan dalam pelaksanaan Pilkada 2020 dimasa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif aman covid-19. Dengan diputuskannya kelanjutan tahapan pilkada serentak pada 9 desember 2020 dengan menggunakan protokol kesehatan namun juga tetap menjaga kualitas demokrasi lokal pemilihan. Penyelenggaraan pilkada ini tidak mudah dikarenakan pemilu harus mengelola dua aspek sekaligus, yakni teknis pelaksanaan dan ketaatan protokol kesehatan."

Sementara itu, pada sambutan Pjs. Bupati Tana Tidung sendiri, Datu Iqro memyampaikan harapannya untuk partisipasi masyarakat (jumlah pemilih) pada pilkada kali ini dapat semakin meningkat dari pilkada sebelumnya yang mencapai indeks demokrasi sebesar 86,19% dari jumlah pemilih.

"Saya menghimbau kepada seluruh stakeholder, khususnya instansi vertikal/aparat keamanan agar dapat saling bersinergi dan berkooridnasi dengan baik dalam menjamin keamanan, keselamatan dan kesehatan pada penyelenggaraan setiap tahap dalam pilkada ini. Kesadaran individu dalam menerapkan prokes juga sangat dibutuhkan. Demikian pula halnya kepada penyelenggara dan khususnya bagi ormas, toga, tomas, todat se-kabupaten tana tidung agar dapat berperan secara massif dalam mensosialisasikan pelaksanaan pesta demokrasi yang aman dan damai." sambungnya.

Terakhir, Datu Iqro Ramadhan menekankan agar penyelenggara dan pemilih dalam pilkada serentak untuk ketat, dan disiplin taat menerapkan protokol kesehatan sehingga ajang pilkada tersebut tidak menciptakan kluster positif covid-19 yang baru.