Memasuki musim pancaroba dapat berpotensi munculnya penyakit deman berdarah. Mencegah hal tersebut, SD Negeri 001 Tana Tidung bekerjasama dengan Puskesmas Tideng pale membersihkan lingkungan sekolah dari sarang nyamuk. Jumat (07/02/20).
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 8 Februari 2020 ini melibatkan seluruh warga sekolah, orang tua siswa, komite sekolah, Puskesmas Tideng Pale, dan SD Negeri 002 Tana Tidung.
"Curah hujan yang tinggi dapat menimbulkan genangan dan menjadi sarang nyamuk. Menghindari hal ini, kita bersama-sama melakukan upaya pencengahan dengan melakukan 3M+ (Menguras, menutup, mengubur, menggunakan abate dan memakai anti nyamuk tanpa asap)" terang Abdul Manaf, S.Pd, Kepala SD Negeri 001 Tana Tidung.
Ia melanjutkan bahwa di sekolah yang dipimpinnya tersebut dibentuk tim Juru Pemantau Jentik atau Jumantik. "Dua siswa tiap kelas masuk tim ini" jelasnya.
Kegiatan ini juga merupakan program Puskesmas yaitu PSN atau Pemberantasan Sarang Nyamuk. "Kita melakukan tindakan preventif sebelum terjadi korban DBD" ujar Puji Herianto.
Penyakit yang diakibatkan oleh virus dengue ini dibawa oleh nyamuk aedes agepty. "Nyamuk ini mempunyai bintik putih di badannya dan moncongnya panjang" lanjut petugas Puskesmas Tideng Pale tersebut usai menyisir lingkungan sekolah.
Kegiatan ini pun disambut baik oleh orang tua siswa. "Anak-anak bekerjasama membersihkan lingkungan. Ini dapat dilakukan setiap hari sebelum belajar di kelas dimulai. Pembiasaan ini dapat menumbuhkan karakter disiplin dan cinta kebersihan" harap Ida Mayal yang juga pengurus Komite Sekolah.
21 Apr 2026
20 Apr 2026
18 Apr 2026
18 Apr 2026
17 Apr 2026
17 Apr 2026
16 Apr 2026
16 Apr 2026