Solo, Bupati Kabupaten Tana Tidung Dr. H. Undunsyah, MH.MSi yang diwakilkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Drs. H. Ibrahim Adam, MSi, menghadiri pembukaan kegiatan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia tahun 2017 yang berlangsung di stadion Manahan Kota Surakarta, Solo, Jumat (25/8).
Kegiatan yang dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani ini juga turut dihadiri Sekertaris DPRD H. Syachril, SE,M.Ap, Kabag Humas Pemkab KTT beserta camat se-Kabupaten Tana Tidung.
Drs.H.Ibrahim Adam, MSi yang dikonfirmasi mengenai kegiatan tersebut menegaskan, pekan kerja nyata revolusi mental merupakan salah satu program prioritas nasional yang harus didukung oleh semua pihak. Baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, tenaga ahli, akademisi, ormas, mahasiswa atau pelajar dan masyarakat secara luas. “Program kerja nyata revolusi mental ini harus benar-benar kita dukung bersama sama, terutama oleh pemangku kepentingan karena inilah yang nantinya akan membawa kita kepada keberhasilan revolusi mental itu sendiri,” kata Ibrahim Adam.
Dijelaskannya, kegiatan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia ini memiliki makna dan peran penting dan strategis, dalam upaya memperkuat arah praktik gerakan nasional revolusi mental terhadap bangsa Indonesia. “Harapan kami semoga kegiatan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental yang dilaksanakan di Kota Surakarta ini bisa menjadi momentum bagi semua pihak, khususnya pemangku kepentingan di Kabupaten Tana Tidung dalam mengambil bagian penting, sehingga dapat memperkuat praktik perubahan untuk kemajuan, baik di Kabupaten Tana Tidung hingga di tanah air kita tercinta ini,” jelasnya.
Sementara itu, Mewakili Presiden RI Joko Widodo, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani pada sambutan sekaligus membuka acara tersebut mengatakan, sesuai dengan nawacita ketiga Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Yusuf Kalla, dalam membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Dari komitmen tersebut, pemerintah telah mencanangkan program revolusi mental sebagai prioritas dalam membangun karakter bangsa Indonesia agar terintegritas, beretos kerja, dan berjiwa gotong royong, untuk memajukan dan mewujudkan bangsa dan negara Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian berlandaskan Pancasila. Pemerintah pun telah menerbitkan Instruksi Presiden nomor 12 tahun 2016 tentang Gerakan Revolusi Mental.
Acara ini juga dihadiri oleh beberapa menteri kabinet kerja, serta bupati atau wali kota se-Indonesia, bersama 10 orang perwakilan masing-masing daerah sebagai peserta kegiatan, dengan rincian dua wakil daerah di bidang Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Melayani, dua perwakilan untuk kegiatan Indonesia Tertib. Lalu dua perwakilan untuk kegiatan Indonesia Bersih, dua perwakilan untuk kegiatan Indonesia Mandiri, serta dua perwakilan untuk kegiatan Indonesia Bersatu. (*/rko/ash)
22 Apr 2026
21 Apr 2026
21 Apr 2026
21 Apr 2026
20 Apr 2026
20 Apr 2026
18 Apr 2026
18 Apr 2026