Safari Natal ke-5 Pemerintah Kabupaten Tana Tidung di Kecamatan Betayau

TIDENG PALE – Wakil Bupati Tana Tidung Bapak Markus, SE., MM telah melaksanakan Safari Natal di empat Kecamatan yang ada di Kabupaten Tana Tidung, dan kali ini Bapak Markus, SE.,MM bersama istri Ririh Irianti dan rombongan Safari Natal melaksanakan Safari Natal di Kecamatan betayau dengan Sub Tema " Damai Sejahtera Natal di Hati Memperkokoh Kerukunan dan Keharmonisan Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Tana Tidung yang Adil, Mandiri dan Sejahtera." yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Betayau. Selasa 19/12/2017

Ketua DPRD Kabupaten Tana Tidung Bapak Yapur Alatas beserta Anggota DPRD, Staf Ahli, Para Camat dan Seluruh Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, Kemenag, Kades, Danramil dan Kapolsek Sesayap, turut menghadiri Safari Natal yang dilaksanakan oleh Jemaat Nasrani Kecamatan Betayau.

Kegiatan Safari Natal yang dilaksanakan di Kecamatan Betayau ini diawali dengan Ibadah Perayaan Natal yang diisi dengan puji-pujian, dan dilanjutkan paduan suara dari pemuda dan pemudi Kecamatan Betayau, Tari-tarian dari remaja Kecamatan Betayau, pertunjukan seni teater yang dibawakan oleh jemaat nasrani Kecamatan Betayau dan juga diisi hiburan Komedi yang dibawakan oleh anggota Satpol PP Kabupaten Tana Tidung.

Meriahnya kegiatan Safari Natal yang dilaksanakan di Kecamatan betayau turut dimeriahkan dengan banyaknya warga Kecamatan Betayau yang antusias untuk menghadiri Safari Natal yang di laksanakan Pemerintah Kabupaten Tana tidung.

Wakil Bupati Tana Tidung Bapak Markus, SE.,MM saat sambutannya mengatakan pada Safari Natal kali ini dengan sub tema " Damai Sejahtera Natal di Hati Memperkokoh Kerukunan dan Keharmonisan Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Tana Tidung yang Adil, Mandiri dan Sejahtera." Saya nilai tepat dan relevan, karena saat ini kita dalam proses pembangunan yang terus bergerak maju demi langkah cepat wujudkan mimpi membangun Kabupaten Tana Tidung tercinta.

Saat ini Pemerintah Daerah sedang giat melaksanakan pembangunan baik secara fisik maupun mental spiritual agar masyarakat menjadi sejahtera. Sumber daya manusia yang potensial dioptimalkan untuk menjadi lebih berkualitas serta meninggalkan kearifan lokal agar budaya dan tradisi yang positif dapat terus berjalan mengawali langkah pembangunan yang sedang dilakukan.

“Kepada aparatur Pemerintahan, mari kita tingkatkan pelayanan kepada masyarakat dan berkomitmen bersama untuk berpartisipasi secara aktif dalam mendukung berbagai kebijakan dan program pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya konkret pelaksanaan reformasi birokrasi dan revolusi mental. Karena inti dari revolusi mental adalah manusia baru yang lebih disiplin, lebih produktif dan bekerja keras” ujar orang nomor dua di Kabupaten Tana Tidung.