Jambore Pemuda dan Aksi Peduli Gunung Rian

Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Dinas Pariwisata menggelar Jambore Pemuda dan Aksi Peduli Gunung Rian, di Halaman Wisata Gunung Rian, Sabru (31/08/19)

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 30-31 Agustus 2019 ini, dimulai dengan kegiatan perkemahan yang diikuti pemuda Kabupaten Tana Tidung. Kegiatan tersebut berlanjut dengan Jalan Santai dan aksi peduli gunung rian yang diikuti oleh seluruh ASN dan terbuka untuk seluruh masyarakat Kabupaten Tana Tidung.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam mengembangkan dan meningkatkan potensi Objek Wisata Gunung Rian. Aksi peduli ini juga sebagi sarana promosi Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Tidung untuk mengenalkan kepada semua kalangan mengenai keindahan dan kelestarian alam gunung rian.

Bupati Kabupaten Tana Tidung Bapak Dr. H. Undunsyah, MH., M.Si dalam kesempatannya menyambut baik atas kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, serta mengajak agar bersama-sama menjaga dan melestarikan wisata gunung rian. Bupati juga mengharapkan dukungan dari masyarakat terhadap langkah-langkah  pemerintah untuk mengembangkan objek wisata gunung rian ini.

Adapun estimasi jarak tempuh dengan menggunakan transportasi mobil pribadi dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam maka dari Pelabuhan Tideng Pale ke wisata air terjun gunung rian adalah 28,9 KM dengan waktu tempuh 45 menit, dari Bundaran HU KTT menuju objek wisata air terjun gunung rian adalah 31,1 KM dengan waktu tempuh 30 menit sedangkan dari Perbatasan Malinau-KTT menuju kawan air terjun gunung rian waktu tempuh hanya 30 menit untuk mencapai Wisata Gunung Rian.

Objek Wisata Gunung Rian menyimpan keindahan air terjun rian ini tingginya sekitar 90 meter sampai ke puncaknya dan jatuh melalui bebatuan terjal gunung rian yang terdiri dari 7 tingkatan, namun hanya tingkat 1 dan 2 saja yang sering dikunjungi oleh wisatawan, karena untuk mencapai tingkatan lainnya diperlukan tenaga ekstra, apalagi untuk sampai pada tingkat ke tujuh yang merupakan puncak air terjun rian  ini. Hanya untuk orang-orang yang berpengalaman dibidang panjat tebing saja yang bisa mencapainya. Di tingkat dua ini memang air yang jatuh belum terlalu tinggi, namun air terjun tingkat dua ini memiliki areal yang lebih luas dibanding dengan tingkatan selanjutnya dan bisa digunakan untuk berkemah. Jadi Anda bisa bermain air dengan nyaman dan menyenangkan.

Air terjun ini menyimpan banyak keindahan yang tidak didapatkan di lokasi wisata air terjun lainnya. Air Terjun Rian  menyajikan sesuatu yang berbeda dan unik, sehingga pengujung yang datang tidak akan bosan. Di sekeliling air terjun merupakan hutan tropis dengan vegetasi yang beragam. Di sini juga pengunjung akan dengan mudah mendapatkan atau menjumpai salah satu flora khas Kalimantan yaitu pohon Ulin. Pohon yang bernama latin aeusideroxylon zwageri. Ini merupakan vegetasi hutan tropis yang mempunyai nilai jual yang sangat tinggi karena kualitas kayunya yang memang berkualitas super. Inilah salah satu daya tarik objek wisata Air Terjun Rian di Kalimantan Utara.