Tideng Pale, Bupati Tana Tidung H. Undunsyah menutup secara resmi kegiatan Latsitarda Tahun 2017 yang diselenggarakan di Pendupo Djaparuddin, (Rabu 4/05/2017). Penutupan Latsitardanus 2017 dimeriahkan oleh artis lokal dan pagelaran seni dari Kabupaten Tana Tidung, yaitu tarian dari suku tidung dan tarian dari suku dayak berusu. Selain tarian dan nyanyian dari artis lokal, penutupan latsitardanus juga dimeriahkan dengan penampilan bela diri kuntau, yang dibawakan oleh para taruna gabungan lasitrada. Tarian pesisir dan pedalaman serta tari jepen massal yang dipimpin langsung oleh Bupati Tana Tidung sendiri. Kegiatan Latsitarda ke-37 berlangsung kurang lebih 16 (enam belas) hari, diikuti oleh 76 peserta yang terdiri dari pendamping, Taruna, Praja IPDN dan STTP yang tersebar pada 17 posko pada 3 (tiga) Desa, yaitu desa Tideng Pale, Tideng Pale Timur dan Desa Sebidai.
Dalam sambutannya Bupati Tana Tidung mengatakan bangga dan bahagia atas terselenggaranya kegiatan Latsitarda Nusantara ke-37 wilayah Kalimantan Utara khususnya di Kabupaten Tana Tidung. Banyak pelajaran yang dapat di petik melalui kegiatan Latsitarda Nusantara ke-37 ini, khususnya peserta Taruna, Praja IPDN dan STTP yang telah mengikuti kegiatan Latsitardanus tahun 2017 ini. Diharapkan peserta Taruna, Praja IPDN dan STTP dapat memupuk kebersamaan, solidaritas serta melatih jiwa kepemimpinan para peserta yang merupakan generasi penerus dan calon-calon pemimpin bangsa. Dan kelak akan menjadi pemimpin, sehingga jiwa kepemimpinan yang selama ini didapatkan dan dipupuk pada masa pendidikan akan menjadi modal dasar dalam menghadapi realitas kehidupan.
Pesan saya, jadilah pemimpin yang dapat menjadi teladan yang baik dalam keluarga, kelompok maupun masyarakat serta berpikir dan bertindak positif sehingga bermanfaat bagi kepentingan lingkungan kalian serta pegang selalu nilai-nilai ideal konsensus dasar pancasila, uud 1945, bhineka tunggal ika, dan NKRI yang mencerminkan jati diri sebagai bangsa. Agar kelak waktu memasuki usia tua, kita baru tahu bahwa masih banyak yang belum dikerjakan. Waktu berada di ambang ajal kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia. Hidup tidaklah lama. Sudah saatnya kita bersama-sama membuat hidup lebih berharga. Saling menghargai, saling membantu, saling memberi, saling mendukung dan saling mengasihi, ungkapnya.
Lebih dari pada itu, saya yakin dan percaya jika pelaksanaan Latsitardanus ke-37 ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Tana Tidung setidaknya menumbuhkan tekad kuat, kerja keras, komitmen dan motivasi untuk anak-anak muda Kabupaten Tana Tidung sehingga ikut terpacu untuk menjadi generasi penerus yang lebih baik.
Dalam akhir sambutannya bupati menyungkapkan, semoga jalinan silaturahmi diantara kita tidak terputus sampai disini. Diharapkan nantinya cerita dan budaya yang baik dari Kabupaten Tana Tidung agar dapat dikenang dan dipromosikan kepada masyarakat khususnya ditempat nanti adik-adik ditugaskan, tutupnya.
31 Aug 2026
18 Aug 2026
17 Aug 2026
17 Aug 2026
17 Aug 2026
17 Aug 2026
15 Aug 2026
15 Aug 2026