Wabub menghadiri Rapat bersama Badan Narkotika Nasional (BNNP) Kaltara

TARAKAN – Badan Narkotika Nasinal Provinsi (BNNP) Kaltara menyelenggarakan rapat sinergitas bersama Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan kota se-Kalimantan Utara, dengan tema "Melalui Kebijkan Bersama dan Searah Wujudkan Kalimantan Utara Sehat dan Bebas Narkoba" yang diselenggarakan di ruang Imbaya Balaikota Tarakan. Selasa 23/01/2018

Wakil Bupati Tana Tidung Bapak Markus, SE.,MM yang juga selaku Kepala Badan Narkotika Kabupataten (BNK) Kabupaten Tana Tidung didampingi sekretaris BNK Tana Tidung Bapak Uus Rusmanda A. KS. M.HP dan rombongan turut hadir pada rapat yang digelar BNNP Kaltara.

Pada kegiatan tersebut turut hadir pula Walikota Tarakan Bapak Sofian Raga, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Utara, Bapak Basiran dan beberapa pejabat perwakilan dari Kabupaten dan Provinsi Kalimantan Utara.

Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol Ery Nursatari mengatakan,bahwa pemakai narkoba harus direhabilitasi supaya permintaan menurun sehingga peredaran narkoba dapat dicegah. Seorang pemakai merupakan korban, sehingga harus segera ditolong jangan sampai dibiarkan dan dicampakan.

“Kita harus menyamakan persepsi dan pemahaman untuk memberikan perhatian kita bersama, mari kita merubah pandangan terhadap para pengguna sebagai korban bukan sebagai penjahat. Karena mereka berada di dua dimensi yaitu permasalahan criminal dan orang sakit, sehingga harus direhabilitasi secara medis maupun sosial,” katanya, Selasa (23/01).

Lanjut Ery, apabila semua pihak memiliki persepsi yang sama terhadap semua pengguna narkoba, maka penanggulangan narkoba akan menjadi lebih mudah. Apalagi instansi terkait melakukan tindakan sesuai dengan tugas dan fungsi pokoknya masing-masing.

“Bukan hanya BNNP yang harus memerangi narkoba tetapi semua pihak, mari kita sama-sama menyelamatkan pengguna narkoba mulai dari keluarga, lingkungan, hingga perilaku. Saat ini Kaltara sangat membutuhkan panti rehabilitasi untuk mengembalikan para pengguna dalam kehidupan mereka yang normal, dan tidak lagi untuk memakai ataupun mengingatnya kembali. Nantinya para pengedar narkoba itu akan berkurang dan lama kelamaan akan hilang dengan semdirinya,"jelasnya.

Wakil Bupati Tana Tidung Markus, SE.,MM menjelaskan, betapa pentingnya sosialisasi terhadap bahaya Narkoba, bukan saja bagi individu tapi perlu di berikan sosialisasi kepada masyarakat. Tujuan dari pada advokasi yakni memberikan penjelasan yang terperinci, bagaimana akibat dari pemakai narkoba, serta bahayanya seseorang sebagai akibat mengkonsumsi narkoba itu sendiri . BNK sebagai Badan Narkotika Kabupaten merasa bertanggungjawab dalam mencegah Narkoba. Pencegahan yang dilakukan dengan memberikan sosialisasi terhadap masyarakat.

"Saya selaku Kepala BNK Kabupaten Tana Tidung menyambut baik sosialisasi yang di laksanakan oleh BNNP Provinsi Kaltara mengharapkan dengan adanya sosialisasi Advokasi ini kita semua bisa memahami bahaya Narkoba bagi kehidupan kita. Untuk melakukan pencegahan & Sosialisasi terhadap bahaya narkoba ini , bukan saja menjadi Tugas BNN, akan tetapi merupakan tugas dan tanggungjawab kita bersama. Marilah kita satukan tekat dan niat kita bersama untuk memberantas narkoba dalam menciptakan Kota Depok yang bebas dan bersih dari Narkotika.

Lanjut Wabup,dalam pertemuan ini, kita mengharapkan dapat menyusun aksi dan pemberantasan narkoba di Kaltara. Khususnya du Kabupaten Tana Tidung kita juga jangan smapai menutup mata terhadap pelajar kita yang sudah mulai menghirup lem, karena berawal dari situ dapat meningkat menjadi pengguna narkoba. Acara seperti ini bukan hanya kegiatan seremonial semata, tetapi ada langkah nyata dalam memberantas peredaran narkoba,” ujar Wabup yang juga Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK).


Kalender

Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28

Berita Terbaru

Label