Sosialisasi Kartu Identitas Anak (KIA)

Tideng Pale, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Ibu Hj. Umi Suhartini, S.Pd, MH, dalam hal ini diwakili Oleh Sekretaris Kependudukan dan Catatan Sipil Bapak H. Nurzain, SE, bersama Narasumber dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Bapak Suwandi, S.Sos, dan Bapak Amrih, membuka Acara Sosialisasi Kartu Identitas Anak (KIA) Tahun 2017 yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri di RM. Paguntaka Tideng Pale. Kamis (19/10/2017).

Sosialisasi ini adalah perwujudan kehadiran Negara dalam peningkatan Kualitas Publik, Karena KIA yang akan dimiliki oleh setiap Anak Indonesia, disamping akan menjadi tanda pengenal atau bukti diri yang sah bagi anak, terutama juga akan menjadikan anak dapat melakukan pelayanan Publik secara mandiri dan memenuhi kebutuhan dirinya dengan mudah, cepat dan murah, antara lain dalam kegiatan pendidikan, kesehatan maupun kegiatan sosial lainnya.

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian dalam Negeri Bapak Suwandi, S.Sos menjelaskan "dalam undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 mengamanatkan bahwa Penduduk Warga Negara Indonesia dan Orang Asing yang memiliki Izin tinggal tetap yang berumur 17 tahun atau telah kawin atau pernah kawin wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), untuk penduduk yang berumur kurang dari 17 tahun atau belum kawin, saat ini tidak diterbitkan KTP yang merupakan Identitas resmi Penduduk sebagai Bukti diri".

Lanjutnya. atas dasar 2 konstitusi tersebut maka Pemerintah berkewajiban memberikan kartu identitas resmi sebagai bukti diri bagi Penduduk yang berumur kurang dari 17 tahun atau belum kawin. kartu identitas resmi bagi penduduk yang berumur kurang dari 17 tahun atau belum kawin tersebut, diusulkan dengan nama Kartu Identitas Anak (KIA). "Ujarnya"

 


Kalender

Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

Berita Terbaru

Label