Pemukulan Gong oleh Kasdam VI Mulawarman, tandai Pembukaan Pesta Rakyat dan Budaya KTT

Tideng Pale, Pembukaan Pesta Rakyat dan budaya Kabupaten Tana Tidung benar-benar berlangsung meriah. Acara yang digelar di Lapangan Bola, Sabtu (16/9/2017) pagi dipadati pengunjung yang ingin melihat kemegahan pesta rakyat ini. Pembukaan pesta rakyat dan budaya ini dirangkai juga dengan penurunan pepadau yang di bawakan oleh 2200 peserta.

Pesta Rakyat dan Budaya digelar untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 72 dan HUT KTT ke-10. Puncak pesta rakyat dan budaya ini diselenggarakan pada  16-23 September 2017. Beragam kegiatan dilaksanakan, baik yang bersifat hiburan, sosial kemasyarakatan, berbagai pertandingan olahraga dan niaga serta kegiatan positif lainnya.

Pesta Rakyat dan Budaya tahun ini mengangkat tema “Langkah cepat wujudkan mimpi bersama kita satukan hati membangun Kabupaten Tana Tidung”.

Peresmian pembukaan pesta rakyat dan budaya Kabupaten Tana Tidung ditandai dengan pemukulan gong oleh Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Muhammad Nur Rahmad dan didampingi Bupati Tana Tidung Dr. H. Undunsyah, MH., M.Si, Wakil Bupati Tana Tidung Markus, SE., MM, Wakil Gubernur Kalimantan Utara H. Udin Hianggio, B.Sc, Ketua DPRD Kabupaten Tana Tidung Yapur Alatas dan Ketua DPRD Kalimantan Utara yang diwakili Anggota DPRD Rachmad Majid Ghani.

Sebelum pemukulan gong Bupati Tana Tidung menyampaikan sambutannya, pada kesempatan itu Bupati Tana Tidung H. Undunsyah mengucapkan selamat datang kepada Pangdam VI/Mulawarman dalam hal ini diwakili oleh Kasdam VI/Mulawarman dan terima kasih atas kesediaanya untuk membuka Pesta Rakyat dan Budaya tahun 2017 Kabupaten Tana Tidung dalam rangka memperingati Hari Ulang tahun Kemerdekaan Indonesia dan hari jadi Kabupaten Tana Tidung ke-10. Terima kasih juga di sampaikan kepada wakil Gubernur Kalimantan Utara yang berkenan hadir memenuhi undangan serta seluruh tamu undangan yang berkesempatan hadir khususnya yang berasal dari luar daerah.

Selanjutnya Bupati Tana Tidung H. Undunsyah melaporkan perkembangan pembangunan dan masyarakat Kabupaten Tana Tidung selama satu dasawarsa setelah disahkan Kabupaten Tana Tidung sebagai daerah otonomi baru sesuai dengan undang-undang nomor 34 tahun 2007 tanggal 10 agustus 2007 sebagai berikut :

Pertama, di bidang kewilayahan pada periode 2010-2015 telah dimekarkan wilayah Kabupaten Tana Tidung yang pada mulanya hanya 3 Kecamatan dengan 23 Desa menjadi 5 Kecamatan 32 Desa.

Kedua,  dibidang pendidikan telah dibangun sarana Pendidikan yang saat ini berjumlah SD 29 Unit, SMP berjumlah 8 Unit dan SMA berjumlah 3 Unit dan 1 Unit SMK Pertanian.

Ketiga, Bidang Kesehatan, telah memiliki Rumah sakit Type D, Puskesmas 5 Unit dan Puskesmas pembantu 18 Unit. Selanjutnya untuk memenuhi tuntutan pelayanan kesehatan saat ini sedang dibangun rumah sakit Type C.

Keempat, dibidang infrastruktur pembangunan jalan hingga tahun 2017 sepanjang 250,5 Kilometer dengan jenis pegerasan aspal 91,7 kilometer Agregat 61,1 Kilometer. Kemudian pembangunan infrastruktur jembatan telah terbangun 20 Unit.

Pemerintah juga membangun Sheet Pile atau turap di 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Sesayap sepanjang 1.195 Meter, Kecamatan sesayap Hilir sepanjang 1.900 meter, danKecamatan Tana Lia 1.595 meter. Pembangunan/peningkatan dermaga berjumlah 10 Unit. Kemudian pembangunan jaringan listrik sepanjang 22.476 MS, SUTM 22.476 KMS, Trafo 50 KVA sebanyak 8 Unit dan Travo 100 KvA sebanyak 16 Unit. Untuk jaringan air bersih sudah mencapai 22.250 M, sambungan rumah sebanyak 1626 Unit dan kapasitas menjadi 30 liter/detik. Jaringan telekomunikasi sampai saat ini telah berjumlah 16 unit.

Kelima, Dibidang Kependudukan Hingga Juli 2017 jumlah penduduk Kabupaten Tana Tidung sebanyak 26.604 jiwa.

Keenam, Pembangunan Sarana Ibadah sudah terbangun sebanyak 13 Unit terdiri dari 8 Unit Masjid dan 5 Unit Gereja.

Ketujuh, dibidang ekonomi pencapaian pertumbuhan ekonomi hingga tahun 2016 mencapai 3,85 persen.

Berbagai capaian tersebut diatas sudah barang tentu atas kerjasama yang baik antara Pemerintah dan DPRD serta seluruh elemen Masyarakat Kabupaten Tana Tidung dengan dukungan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Kalimantan Utara, terang..orang nomor satu di Kabupaten Tana Tidung ini.

Lanjutnya, untuk itu pada Kesempatan yang baik ini kami ucapkan terima kasih atas kerjasama selama ini yang telah terjalin dengan kerjasama baik tersebut, kami berkeyakinan dapat memenuhi harapan dan cita-cita para pendiri bangsa ini khususnya para pendiri Kabupaten Tana Tidung yang tercinta.

Dengan mengedepankan tajuk “SATUKAN HATI” Pemerintah bersama seluruh elemen Masyarakat Bumi UPUN TAKA menjadikan Pesta Rakyat dan Bidaya sebagai ajang Promosi Pembangunan dengan menjadikan Budaya Lokal sebagai Pondasi Pemanfaatan Kepariwisataan dan ekonomi kreatif serta konservasi nilai-nilai luhur budaya lokal guna meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas, berbudaya dan berdaya saing serta menciptakan karakter budaya yang berciri khas kelokalan yang diharapkan menjadi ikon Budaya Kabupaten Tana Tidung yang disebut budaya penurunan Meligai, ungkapnya.

“Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur serta momen refleksi untuk menguatkan semangat membangun Kabupaten termuda ini Ishaallah menjadi agenda rutin Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tana Tidung yang akan dilaksanakan setiap dua tahun sekali” ujarnya.

“Disamping upaya untuk melestarikan nilai-nilai budaya diharapkan mampu memberi kontribusi peningkatan pendapatan asli darah (PAD) dan menjadi penggerak roda perekonomian di Kabupaten Tana Tidung yang pada akhirnya akan membawa kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tana Tidung” imbuhnya.

Selanjutnya Bupati Tana Tidung H. Undunsyah memberikan apresiasi yang tinggi serta ucapan terima kasih kepada panitia pesta rakyat dan budaya, DPRD Kabupaten Tana Tidung, seluruh OPD, instansi Vertikal, TNI/POL, serta insan pers, para sponsor serta masyarakat dan semua pihak yang turut berpartisipasi mensukseskan kegiatan ini.

“Kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat Kabupaten Tana Tidung maupun masyarakat dari luar Kabupaten Tana Tidung kami ucapkan selamat menikmati seluruh rangkainan acara Pesta Rakyat dan Budaya, serta kepada peserta lomba baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi kaltara kami ucapkan terima kasih atas partisipasinya’ ujarnya.

Ia juga berpesan demi kelancaran kegiatan ini hingga tanggal 23 september 2017 nanti, khususnya kepada petugas keamanan baik TNI/POLRI dan satuan PP untuk senantiasa siaga mengawal kegiatan ini sampai dengan selesai dan kepada seluruh masyarakat agar tetap menciptakan kondisi yang kondusif, aman dan tentram, dan jadilah tuan rumah yang baik serta ramah dalam menjamu tamu-tamu kita yang akan mengikuti hiburan pada kegiatan ini.

Sebelum mengakhiri sambutannya, orang nomor satu di Kabupaten Tana Tidung ini menyampaikan kata-kata bijak sebagai berikut :

“PESTA RAKYAT HAKIKAT BENAR UNTUK RAKYAT AJANG PEMIMPIN DAN RAKYAT SALING BERJABAT AGAR SILATURAHMI SEMAKIN TERIKAT”

“PESTA RAKYAT TIDAK HANYA UNTUK BERSENANG TAPI AJANG INSTROPEKSI DAN BERPIKIR TENANG SEHINGGA SEPULUH TAHUN DIKENANG,

MASALAH TAK LAGI TERULANG”

“PESTA HARI INI BUKAN PERTANDA PERJUANGAN SELESAI

MELAINKAN PEMBANGUNAN YANG TAK KENAL USAI

DENGAN SEMANGAT LANGKAH CEPAT WUJUDKAN MIMPI

BERSAMA KITA SATUKAN HATI

MEMBANGUN BUMI UPUNTAKA YANG KITA CINTAI

HINGGA PEMBANGUNAN TAK BERSIFAT IMAJINASI MELAINKAN KARYA NYATA KESEJAHTERAAN YANG HAKIKI”.

 

 

 


Kalender

Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31

Berita Terbaru

Label