Inka Christie jadi Pamungkas Penutupan Pesta Rakyat dan Budaya Kab. Tana Tidung 2017

Staf Ahli Panglima TNI Mayor Jendral TNI Nono Suharsono, S. Ip., M. Si resmi menutup pesta rakyat dan budaya Kabupaten Tana Tidung yang diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 dan HUT Kabupaten Tana Tidung ke-10 yang dilaksanakan di Lapangan Bola Tideng Pale, Sabtu (23/9) malam.

Ribuan warga memadati lapangan bola untuk menyaksikan penutupan pesta rakyat dan budaya Kabupaten Tana Tidung malam itu.

Mengawali sambutannya, Bupati Tana Tidung H. Undunsyah mengucapkan selamat datang kepada staf ahli panglima TNI, Bapak Mayjen TNI Nono Suharsono, S.Ip, M.si, dan kesediaannya untuk menutup pesta rakyat dan budaya tahun 2017 Kabupaten Tana Tidung. Terima kasih juga saya sampaikan kepada Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Bapak H. Udin Hianggio, B.Sc., yang berkenan hadir memenuhi undangan serta seluruh tamu undangan yang tidak dapat disebutkan satu-persatu, tuturnya.

Bupati Tana Tidung H. Undunsyah mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas penyelenggaran Pesta Rakyat dan Budaya yang sangat meriah dan sukses.

“Alhamdulillah penyelenggaraan pesta rakyat dan budaya telah dilaksanakan dengan meriah dan sukses. Saya ucapkan terima kasih kepada segenap panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan pesta rakyat ini dengan baik, seniman dan budayawan, media massa cetak dan elektronik baik lokal dan nasional yang telah meliput kegiatan ini, serta seluruh elemen masyarakat KTT atas terselenggarnya pesta rakyat dan budaya tahun 2017 yang meriah dan penuh makna” kata H. Undunsyah.

Lebih lanjut ia mengungkapkan dua tahun kedepan akan terus dilakukan acara serupa, dengan persiapan dan acara yang lebih matang lagi.

Selain itu Bupati Tana Tidung menuturkan, event ini tidak hanya bersifat hiburan semata tetapi lebih menitik beratkan pada peningkatan pendapatan  masyarakat khususnya para pedagang kaki lima (pkl), sektor perhotelan, transportasi darat dan laut serta sektor lainnya yang terkait’.

Sebagai ilustrasi manfaat ekonomi dari aktivitas pesta rakyat dan budaya 2017 Kabupaten Tana Tidung. H. Undunsyah menjelaskan,  Pertama, sektor perhotelan, tingkat hunian hotel yang biasanya hanya 8 kamar perminggu menjadi 101 kamar atau meningkat 1.162%. Kedua,  sektor perhubungan laut, berdasarkan data kunjungan yang melalui transportasi laut terjadi lonjakan penumpang selama kegiatan berlangsung, yakni dari rata-rata normal 272 orang perminggu menjadi 665 atau meningkat 144 % data ini belum termasuk kunjungan melalui transportasi darat, namun dapat saya laporkan bahwa kunjungan di arena utama khususnya pada saat pagelaran hiburan setiap malam mencapai rata-rata kurang lebih 6.000 (enam ribu) orang penonton. Ketiga, sektor niaga, berdasarkan survey selama kegiatan berlangsung khususnya pedagang di arena utama rata-rata pendapatan dari hasil penjualan perhari dapat diakumulasikan kurang lebih rp. 17.900.000,- (tujuh belas juta sembilan ratus ribu rupiah) atau terjadi kenaikan peredaran uang 60 % dari hari-hari biasa sebelum kegiatan, yaitu Rp. 11.125.000,- (sebelas juta seratus dua puluh lima ribu rupiah) perhari. Pendapatan tersebut di atas merupakan pendapatan langsung yang diterima oleh masyarakat atau pelaku usaha-usaha ekonomi belum termasuk pendapatan sektor lain yang terkait, yaitu pedagang bahan baku produksi di pasar, penjual bahan bakar minyak dan lain-lainnya, terangnya.

Event ini juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pelestarian budaya daerah, untuk itu diharapkan kepada para seniman, budayawan, pemerhati, dan organisasi-organisasi kesenian agar mampu memotivasi  masyarakat khususnya generasi penerus untuk terus dan terus mengembangkan kreasi dan inovasi sekaligus mengaktualisasikan diri melalui aktivitas, dan prestasi seni, ungkapnya.

Lanjutnya, melalui kesempatan yang berharga ini saya mengajak  segenap elemen masyarakat  Kabupaten  Tana Tidung, mari kita teguhkan komitmen kita, bersatu padu memberikan karya dan  prestasi yang terbaik untuk bumi upuntaka yang kita banggakan ini. Kita terus gelorakan semangat kebersamaan dan bekerja keras membangun daerah tercinta ini.

Diakhir sambutannya Bupati Tana Tidung H. Undunsyah menyampaikan kata-kata penutup seperti yang telah diungkapkannya pada malam penutupan pesta rakyat dan budaya malam itu, “Pesta rakyat dan budaya telah usai namun kebersamaan akan tetap terangkai. Tidak terlalu mewah namun meriah. Penuh kesederhanaan tetapi dengan kesan. Kelemahan hari ini sebagai pelajaran untuk menuju kesempurnaan. Jadikan budaya lokal sebagai pondasi dalam berkarya dan berinovasi sebagai modal pembangunan yang beredukasi”.

Lanjutnya , dengan semboyang Kabupaten Tana Tidung “langkah cepat wujudkan mimpi bersama kita satukan hati membangun Kabupaten Tana Tidung yang kita cintai”, tutupnya.

Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Staf Ahli Panglima TNI Mayor Jendral TNI Nono Suharsono, S. Ip., M. Si.

“Setiap pesta rakyat dan budaya memiliki makna yang sangat penting tidak saja bagi masyarakat Kabupaten Tana Tidung tetapi bagi Provinsi Kalimantan Utara, bagi bangsa Indonesia" secara umum” ungkap Staf Ahli Panglima TNI Mayor Jendral TNI Nono Sumarno.

Lanjutnya, pesta rakyat dan budaya ini sangat penting, saya katakan penting karena event ini tidak hanya sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa tetapi juga berdemensi sangat luas khusunya yang berkaitan dengan pelestraian dan pengembangan kebudayaan, adat-istiadat dan pariwisata serta menyediakan wadah bagi pengusaha kecil agar dapat menghidupkan produktivitas dan kualitas diri agar tidak kalah bersaing menghadapi kapitalisme di wilayah Republik Indonesia.

“Oleh karena itu Pemerintah Pusat maupun TNI dijajaran Kodam VI Mulawarman memberikan dukungan pada setiap event-event seperti ini”, ungkapnya.

Dengan pesta rakyat dan budaya ini kita dapat menyelamatkan, menjaga kelestarian dan adat istiadat serta seni budaya yang tumbuh dan berkembang disetiap daerah. Pesta rakyat dan budaya seperti ini turut memberi andil yang besar terhadap kebudayaan Indonesia pada umumnya, ungkapnya.

Sehubungan dengan pesta rakyat dan budaya Kabupaten Tana Tidung tahun 2017, saya mengharapkan dapat memberi dampak positif terutama peningkatan terhadap potensi-potensi yang ada di Kabuapten Tana Tidung yang akan menjadi daya tarik para wisatawan dosmetik atau mancanegara, ujarnya.

Ucapan terima kasih kepada masyarakat KTT yang terlibat secara langsung dalam mensukseskan pesta rakyat dan budaya. Marilah kita jadikan pesta rakyat dan budaya sebagai momentum bagi kebangkitan pariwisata serta budaya masyarakat KTT dan Kalimantan Utara pada umumnya.

“Dengan ini, Pesta Rakyat dan budaya saya nyatakan ditutup”, pungkasnya.

Pada kesempatan itu, diumumkan stand terbaik. Stand tebaik pertama diraih oleh stand Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,  terbaik kedua diraih stand Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM dan terbaik ketiga diraih stand Dinas Pendidikan.

Acara penutupan bertambah meriah karena dihibur oleh penampilan artis dangdut lokal dan artis ibu kota Ingka Kristi dan U’camp.  Ingka Kristi dan U’camp sukses menghibur pengunjung yang telah memadati lapangan bola dengan membawakan lagu-lagu andalannya.

 


Kalender

Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31

Berita Terbaru

Label